haloooooooo, kembali lagi di blog brapstrurtutuutututut wihihihi. Di postingan kali ini, aku akan menceritakan pengalaman aku saat melaksanakan kegiatan Saint Mary's Way. Dari tahap pembagian kelompok hingga pelaksanaan akhirnya. SOoOOOooOoOooOoo, tanpa banyak ba-bi-bu lagi, selamat membaca!
Saint Mary's Way ini sendiri merupakan kegiatan bagi kelas 9 sebagai pengganti kegiatan berkemah yang diikuti oleh anak kelas 7 dan 8. Kegiatan Saint Mary's Way ini sendiri bertujuan untuk mengajak anak-anak untuk melayani dan berbagi kasih kepada sesama. Terdapat berbagai pilihan kegiatan yang ditawarkan yaitu, membantu di gereja, mengunjungi panti asuhan maupun werdha, mengikuti paduan suara, dan sebagainya. Aku sendiri memilih untuk mengunjungi Panti Werdha Nazareth bersama kelompokku. Awalnya, terdapat 3 kelompok yang akan pergi ke panti baik asuhan maupun werdha. Namun, terdapat 1 kelompok yaitu Kelompok Alben dan kawan-kawannya yang kemudian bergabung dengan kelompok kami dikarenakan panti werdha yang ingin mereka kunjungi tidak dapat dikunjungi. Alhasil, kelompok kami yang merupakan gabungan dari 2 kelompok menjadi kelompok dengan anggota terbanyak.
Tahapan paling awal yang kami lakukan sendiri ialah membuat sebuah proposal untuk mengunjungi Panti Werdha Nazareth. Setelah proposal selesai dibuat, diserahkan, dan disetujui, barulah kami merencanakan apa saja kegiatan yang akan kami laksanakan di Panti Werdha Nazareth tersebut. Kami semua berkumpul di ruang kelas 9.3 untuk mendiskusikan hal-hal dan susunan acara yang akan kami lakukan. Selain itu, kami juga mencicil pembuatan salindia yang nantinya akan dipresentasikan di aula dan ditonton oleh orang tua murid. Setelah tahap perencanaan, kami pun menentukan tanggal pelaksanaan dan waktu kumpulnya. Saat itu, kelompokku melaksanakannya pada hari Sabtu, namun, dikarenakan aku mengalami demam karena kehujanan pada hari Jumat nya, aku pun tidak dapat ikut ke Panti Werdha Nazareth. Sebagai gantinya, aku dan beberapa teman lain yang juga tidak dapat mengikuti pelaksanaan dikarenakan alasan masing-masing, ditugaskan untuk membantu para guru di Daycare Nice di dalam kawasan Sekolah Komplek Ahmad Yani.
Walaupun aku tidak ikut ke Panti Werdha, namun aku tetap ikut saat presentasi bersama mereka. Setelah presentasi, kami semua pun ditugaskan untuk membuat refleksi di sebuah HVS mencakup See, Act, dan Judge. Yang kemudian, kertas refleksi tersebut ditempelkan di mading sekolah.
Aku, Vidy, Putra, Zevan, dan juga Niko ditugaskan untuk membantu para guru selama 3 hari dari Hari Selasa hingga Kamis. Awalnya, terdapat rasa canggung dan sedikit bingung ketika pertama kali bertemu mereka. Aku merasa takut jika nantinya aku malah menakuti mereka. Tapi syukurlah, ternyata mereka dan aku dapat dengan cepat berbaur. Aku pun menemani mereka bermain hingga makan bersama. Awalnya memang terasa menyenangkan, namun jika boleh jujur, ternyata berurusan dengan anak-anak kecil yang masih aktif-aktifnya cukup menguras tenaga. Ditambah lagi, aku mengurus mereka sepulang sekolah yang di mana rasa lelah setelah bersekolah masih melekat di tubuh. Walau begitu, aku tetap senang dapat bermain dengan mereka <333
Dari kegiatan ini sendiri, aku pun secara langsung meneladani teladan dari Santa Maria, yaitu Penyabar, Rendah Hati, dan juga Melayani Sesama.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar